Monday, July 30, 2012

Beasiswa & Kuliah S2

Sudah setahun lewat saya jadi abdi negara di pemda, sudah pula diangkat jadi pegawai tetap dengan SK gubernur. Setiap saya chatting dengan teman sejawat, entah itu offline atau lewat fb, adanya pada nanyain kapan S2nya, mau ambil S2 nggak,dst. Waktu menghadiri pelantikan kemaren, rekan seangkatan saya juga udah gembar - gembor mau cari kesempatan beasiswa S2. Ya, karena beasiswa baru bisa diambil kalo kita udah berpredikat PNS.
Tapi saya justru gamang. Buat apa sih harus S2. Untuk mengejar karir kah, agar bisa cepet dinaikkan pangkatnya? Yang imbasnya juga kenaikan gaji? Atau untuk menambah ilmu?? Apa hanya sekedar memanfaatkan kesempatan : bisa sekolah gratis, kenapa enggak?
Berkaca dari pengalaman S1 saya, yang bisa dibilang terseok - seok untuk bisa lulus. Memang IPK saya masih di atas 3 dan masa studi masih dalam batas wajar, 5 tahun. Terseok - seok dalam kamus saya, lebih seperti antara niat dan tidak. Saya menyelesaikan kuliah hanya untuk mengejar target lulus. Entah saya dapat ilmunya atau tidak. Jujur saja, selama 5 tahun saya kuliah dulu hanya sedikit ilmu akademis saya yang bertambah. Saya berani jamin, semasa SMA yang 3 tahun saya peroleh lebih. Mungkin saat - saat SMA itulah passion belajar (secara akademis) sedang tinggi - tingginya. Setidaknya bisa ikut olimpiade sains juga sampai tingkat provinsi.
Sekarang passion belajar saya sudah hampir luntur. Prioritas hidup saya sudah lain, anak - anak. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, memastikan sandang/pangan tercukupi, pendidikan yang layak dan kasih sayang orang tua. Jika saya kuliah lagi, maka job sebagai orang tua saya akan semakin terbagi. Saya tidak mau jadi orang tua sambilan. Jadi untuk urusan sekolah lagi dan hal - hal yang berkaitan dengan itu saya deep-freeze saja. Setidaknya untuk saat ini :D
Mungkin ada benarnya pameo yang mengatakan :"Memiliki satu anak akan mengubah hidupmu,..memiliki dua anak maka berakhirlah hidupmu..." Hehehe...tidak sepenuhnya berlaku pada saya. My own life is officially over, but I have just begun a brand new life : I live in their life."   

No comments:

Post a Comment

Leave Nothing But Comment