Wednesday, September 12, 2012

Alun - Alun Suryakencana dan Ka'bah

Langit tersaput awan putih menggantung, tapi bukan mendung. Hangatnya sinar matahari tak mampu menghapus hawa sejuk yang sesekali menghembuskan aroma basah embun pagi, membuat badan gemetar pelan. Bunga edelweis jatuh di atas keningku, yang rebah penuh kedamaian. Padang edelweis dan aku hanya bisa terpukau. 
Aku selalu bermimpi tentang padang edelweis. Selalu dengan scene yang sama, seperti berperan dalam film yang sama dan tak pernah ada habisnya. Aku, langit yang putih dan padang edelweis. 
Ternyata ada tempat di Indonesia yang memiliki scene seperti itu. Yaitu alun - alun Suryakencana yang terletak di Gunung Gede-Pangrango. Waktu pendakian keluarga mapagama ke sana, saya nggak bisa ikut. Anak-anak nggak mungkin saya tinggal, nggak mungkin juga saya ajak. Seperti dalam novel fiksi : "Saya sudah sampai di tempat itu meskipun saya belum pernah ke sana"

Alun - Alun, hampir seperti dalam mimpi, minus orang-orang tapi

 Andai saya sampai ke sana.Jika Tuhan memberi saya umur panjang, ketika anak - anak saya sudah agak besar, saya ingin ke tempat itu. Sekedar membandingkan dengan yang ada di mimpi :)
Selain itu, saya  juga pengen ke sini. Untuk bersujud.
Ka'bah

2 comments:

  1. Eksotisme padang Edelweis di Alun-alun Suryakencana memang tiada duanya. SEmoga saja Allah masih memberikan kesempatran untuk menyaksikan langsung kedua tempat tersebut.
    Kalau ke Ka'bah jangan lupa ajak saya, ya? :D

    ReplyDelete

Leave Nothing But Comment