Thursday, November 25, 2010

sekolah di rumah

"..memanfaatkan seluruh dunia sebagai ruang kelas..."
 Pertama saya lihat buku ini saya langsung tertarik dengan tagline-nya. Hmm..pas banget dengan prinsip saya dan sumi tentang bagaimana mengenalkan dunia pada anak-anak. Saya buka - buka bukunya, hmm bisa dibilang sangat mencerahkan. Di dalamnya dibahas mengenai pengertian pendidikan tanpa sekolah, ketakutan para orang tua sekolahdirumah, hingga tips-tips mengajarkan subjek tertentu pada anak : membaca & menulis, matematika, sains, sejarah dan seni, juga dinamika dalam menjalankan aktivitas sekolahdirumah. 
Meskipun begitu, ada beberapa bagian dari buku ini yang menurut saya membuat tidak nyaman. Yaitu, dari segi bahasa/kalimat. Karena merupakan buku terjemahan, saya harus pandai - pandai mencerna alur berpikir si penulis. Ya, tata bahasa memang menjadi kendala pada setiap buku terjemahan. Kalau kita terbilang sering membaca buku terjemahan, pasti cepat beradaptasi. Tapi saya kan enggak, jadi agak kesulitan. 
Overall, buku ini tetap layak dibaca. Khususnya buat para orang tua yang ingin memberikan hal yang terbaik untuk anak-anaknya.

No comments:

Post a Comment

Leave Nothing But Comment